Menu Close

Tips Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Idealnya, anak kucing harus berada di dekat dan menyusu dari induknya hingga usia eight minggu sebelum dipisahkan atau diadopsi. Ada kalanya manusia harus turut ikut campur, misalnya ketika menyelamatkan anak kucing, induk kucing mati, atau induk kucing menolak anaknya. Hal ini karena anak kucing baru lahir membutuhkan susu induknya sebagai nutrisi terbaik dan juga untuk daya tahan tubuh.

Hal terbaik cara merawat bayi kucing yang baru lahir adalah bersama induknya sendiri. Kucing liar biasanya tinggal bersama induknya sampai usia empat minggu, jika hal ini memungkinkan. Lakukan pengamatan pada anak-anak kucing untuk memastikan bahwa anak-anak kucing itu memang benar-benar ditinggalkan induknya atau terlantar, sebelum Anda merawat mereka. Terkadang induknya hanya sedang bepergian tidak jauh dari lokasi itu.

Berikut ini tips cara merawat anak kucing baru lahir agar tumbuh dengan baik dan sehat. Anak-anak kucing sebenarnya tidak boleh dipisahkan dari induknya, jika memungkinkan, sebelum usianya mencapai 5 sampai 6 minggu. (Untuk anak kucing liar Anda mungkin ingin memisahkan dari induknya pada usia four minggu untuk dijinakkan. Karena ketika mereka beranjak besar, proses penjinakan akan semakin sulit). Semakin lama seekor induk kucing mengasuh dan menyusui anaknya, maka akan semakin sehat anak kucing tersebut.

Daya tahan tubuh pasif ini bertahan hingga anak kucing berusia 6 sampai 14 minggu. Karena kucing yang tidak dapat menyusu langsung dari induknya tidak memiliki perlindungan semacam itu, maka mereka sangat rawan terserang penyakit .

Anak-anak kucing yang terlantar biasanya kotor dan terus-menerus menangis karena kedinginan dan lapar. Cara merawat anak kucing, setelah lahir anak kucing harus diberi makanan yang alami dalam waktu menit. Jangan lupa untuk juga memberi makan induk kucing makanan dan air minum saat dia menyusui anak mereka. Pada usia anak-anak, kucing dan anjing juga membutuhkan vaksin agar tubuhnya kuat menangkal beragam jenis virus dan penyakit. Biasanya dokter hewan akan memberikan jadwal vaksin sesuai dengan kondisi anak kucing dan anak anjing.

Berikut beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk merawat anak kucing yang terpisah dari induknya. Memelihara anak kucing yang baru lahir yang telah ditinggalkan induknya adalah tindakan yang sangat terpuji, tetapi banyak tantangannya. Manusia adalah pengganti induk kucing yang tidak ideal, padahal memelihara dan memberi makan anak kucing adalah sebuah pekerjaan yang bersifat penuh waktu. Sebelum Anda mencoba menolong anak kucing yang ditinggalkan induknya, hubungi tempat penampungan hewan dan dokter hewan terdekat untuk berusaha mencari induk kucing pengganti yang dapat menyusui. Jika tidak, ciptakan lingkungan yang baik untuk merawatnya dan belajarlah cara memberi makan dan memelihara anak-anak kucing di bawah usia tiga minggu dengan benar.

Dalam kondisi normal biasanya induk kucing menjilati perut dan bokong anaknya untuk menstimulasi pengeluaran. Nah, untuk menggantikan peran induknya yang satu ini kita bisa mengelus lembut space tersebut dengan menggunakan kain lembap yang hangat. Tempat penampungan hewan terdekat mengetahui cara merawat anak-anak kucing terlantar dengan baik. Anak kucing yang baru lahir tidak dapat mengatur suhu badannya sendiri dan biasanya menghangatkan diri dalam dekapan induknya. Karena hal ini kini tidak dapat dilakukan, belilah bantal pemanas yang dibuat khusus untuk anak anjing atau anak kucing.

Hal ini karena bayi kucing membutuhkan susu induknya sebagai nutrisi terbaik dan juga untuk daya tahan tubuh. Karena kucing piatu tidak memiliki perlindungan semacam itu, maka mereka sangat rawan terserang penyakit.

Jadi, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter hewan terdekat. Bayi kucing tak bisa buang air kecil dan besar sendiri hingga sekitar usia 3 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *